Smoking Seriously harms you and others around you, borokokok!
Seandainya saja para “penyembah api pemakan asap” itu mau membaca dan merenungkan peringatan pemerintah yang tertera jelas di bungkus mahluk “satu centi” tentu mereka akan tahu bahayanya merokok. PERINGATAN PEMERINTAH Bahaya merokok:dapat menyebabkan kanker, keguguran, impotensi, gangguan jantung. Wuih penyakit-penyakit TOB berkumpul dalam bahaya merokok. kurang apa coba? Ah, tapi tetep saja para “penyembah api pemakan asap” itu ga akan peduli, paling banter jawaban mereka, duit-duit gue, rokok-rokok gue, mau gue apain terserah gue, hidup-hidup gue dan seterusnya.
Kalimat sederhana dan ringkas yang dicantumkan di setiap bungkus mahluk “satu centi” bikinan Departemen kesehatan itu sepertinya dianggap angin lalu. Pemerintah terkesan diam saja bahkan berpangku tangan, sebab bisa jadi, mungkin, ini baru mungkin dan asumsi saya, para pembesar-nya, penentu kebijakan, yang “menelurkan” hukum dan kebijkana termasuk “penyembah api pemakan asap”. Akibat longgar-nya perangkat hukum, para produsen berada diatas angin untuk melancarkan promosi produk mahluk “satu centi” ini, mulai dari reklame, iklan televisi, event music, bahkan olahraga yang katanya bisa bikin badan sehat, disponsori oleh produsen mahluk “satu centi.
Yang lebih menyedihkan lagi, negara kita termasuk 5 besar perokok terbanyak di dunia. Populasinya terus bertambah, bukan hanya orang tua, remaja bahkan anak-anak usia sekolah dasar dan kaum perempuan pun banyak yang jadi perokok. Survei Sosial Ekonomi Nasional tahun 1995 menemukan 23 persen penduduk Indonesia berumur sepuluh tahun ke atas terjerat rokok. Angka statistiknya: rata-rata 11.000 orang mati saban hari yang ditengarai berbiangkeladikan racun kandungan asap rokok. Diprakirakan nanti, dalam kurun tahun 2020 sampai 2030, rata-rata 27.000 orang mati tiap hari lantaran racun serupa.
So, untuk para ”penyembah api pemakan asap” semoga anda sadar saat ini juga, atau kalau tidak mau sadar juga, bersiaplah dalam antrian “orang yang akan mati akibat asap rokok, borokokok!
Belum ada komentar.
Tinggalkan Balasan
-
Arsip
- Agustus 2008 (2)
- Juli 2008 (2)
- April 2008 (1)
- Februari 2008 (1)
- Januari 2008 (1)
- Desember 2007 (5)
- November 2007 (3)
- Juli 2007 (1)
- Juni 2007 (2)
- Mei 2007 (3)
- April 2007 (7)
- Maret 2007 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS



